BAGAIMANA CARA AGAR ATAP RUMAH TIDAK BOCOR?.

Posted on

TIDAK tersedia gading yang tak retak, tapi kecuali atap tempat tinggal kita pada retak pasti kecuali tepat hujan pada bocor, iya khan?. Apakah tersedia atap yang tak dulu bocor? Jawaban saya “Tentu ada”, bahkan kemungkinan tempat tinggal anda termasuk didalamnya, asal lumayan tepat rancangannya selagi pembuatannya, detail didalam pembuatannya, dan maksimum perawatannya.
Jika diamati dan di pikir – pikir bahwa atap kudu hadapi panas dan hujan bergantian didalam kondisi yang ekstrem sama sekali dan didalam jangka selagi yang terlalu lama. Bayangkan pada selagi seharusnya kita “menikmati, terlelap tidur, ngeblog” tiba – tiba hujan turun dan atap bocor, kita kudu sibuk memindahkan benda-benda yang kemungkinan bakal rusak seandainya kena bocoran atau menyiapkan wadah untuk menampung bocoran air hujan. Yang pasti, plafon tempat tinggal jadi korban pertama.

Lalu, apa yang kudu kita perbuat supaya kita terhindar dari “bencana” ini?
Pertama-tama sebaiknya kita menegaskan dahulu apa penyebab atap bocor. Banyak perihal yang jadi penyebab bocornya atap, layaknya yang di akibatkan kekeliruan didalam prosedur pembuatan dan akibat kekeliruan dari hal-hal di luar dugaan.

Kesalahan didalam prosedur pembuatan.
Ada banyak type atap yang dipakai pada rumah-rumah tinggal. Namun, beberapa besar, layaknya yang dapat kita amati, bakal pakai atap genteng. Dan atap genteng inilah yang paling berpeluang untuk bocor dan paling susah tehnik pencegahan kebocorannya. Sesuai pengalaman saya dan dulu saya alami, karena tempat tinggal saya Mengenakan atap genteng / Atap tanah review tradisional.

Daerah yang paling rawan kebocoran adalah area pertemuan bidang-bidang atap. Garis pertemuan ini kecuali yang cembung biasa ditutup dengan  type genteng yang disebut nok atau wuwungan (ridge) dan kecuali cekung dilindungi oleh talang jurai (valley) yang termasuk berguna sebagai saluran air hujan kecuali tepat hujan.

Dalam pembuatan atap di area inilah kita kudu memberi tambahan perhatian lebih. Biasanya penjaja genteng atau atap type lainnya memberi tambahan arahan detail cara pemasangan nok atau talang jurai. Pastikanlah arahan ini ditunaikan sama layaknya yang dianjurkan, atau lebih baik, kebanyakan penjaja atap tanah review tradisional lebih mengetahui.

Nah, seandainya atap kita bocor cara yang tepat kita ambil yakni perbaikan selagi yang ditunaikan pada selagi selesainya hujan dan kudu dianggap perbaikan darurat karena kudu dilanjuti bersama dengan perbaikan permanen yang ditunaikan pada musim kemarau berikutnya. Perbaikan selagi dapat berupa pelapisan area yang bocor bersama dengan pelapis elastis, baik yang berupa lembaran atau yang berupa cair yang diaplikasikan bersama dengan kuas.

Perbaikan permanen ditujukan untuk membuang kasus kebocoran selamanya. Dilakukan pada musim kemarau karena membutuhkan kondisi sungguh-sungguh kering dari genteng atau nok atau bagian-bagian yang bocor lainnya.

Konstruksi atap termasuk kudu diperiksa. Apakah masih kokoh dan berupa layaknya semula. Jika tersedia perubahan bentuk di bagian khusus layaknya melendutnya bidang atap, apa boleh buat, kudu ditunaikan pembongkaran dan perbaikan total di bagian tersebut. Pemeliharaan dan perawatan ini sebaiknya ditunaikan secara teratur.

Berikut ini saya tulis perkiraan umur dari penutup atap:

Atap seng
Atap ini sebenarnya dibuat dari lembaran baja tidak tebal yang diberi susunan zinc secara elektrolisa. Tujuannya untuk membuatnya jadi tahan karat. Jadi, kata seng berasal dari bahan pelapisnya. Jenis ini bakal bertahan selama susunan zinc ini belum hilang, yang terjadi lebih kurang th. ke-30-an. Setelah itu, atap bakal menjadi bocor seandainya tersedia bagian yang terserang karat. Ini sesuai pengalaman saya juga, karena saya bekerja di bagian kontruksi termasuk pemasangan atap seng di pabrik – pabrik atau pergudangan.

Atap tanah review tradisional
Rumah saya di Kampung Mengenakan atap tanah review tradisional, katanya berlebihan dari atap ini bakal bertahan selamanya. Cuma warna dan tampilan genteng type ini bakal beralih seiring bersama dengan bertambahnya jamur yang tumbuh di badan genteng, makanya saya melaksanakan pengecatan atap tanah review tradisional tempat tinggal saya. Tapi menurut beberapa orang tumbuh jamur dan lumut di atap tanah review tradisional, ini memperindah tampilan atap tersebut. Namun, yang tidak cukup menyukai ini atau sebenarnya perihal ini tidak sesuai bersama dengan gaya arsitektur rumahnya dapat pakai genteng berlapis glasur. Selain melindungi dari lumut, susunan glasur sangat mungkin genteng diberi warna yang termasuk bertahan hampir selamanya.

Atap dak beton
Sebenarnya type atap datar ini jarang jadi atap utama. Atap ini hanya digunakan sebagai penutup bagian tempat tinggal yang susah ditutup oleh type atap miring. Atap beton dapat dikatakan sebagai atap yang bebas kebocoran mengingat bentuknya yang solid. Meski demikian, sebaiknya atap beton di check sesudah mengalami satu musim hujan dan satu musim kemarau dengan sebutan lain selama setahun sesudah selesai dibangun, untuk mendeteksi keretakanyang kemungkinan terjadi dan kerusakanlapisan waterproofing-nya. Sementara itu susunan waterproofing ini sebenarnya kudu secara periodik diperbaiki atau diganti.

Masih banyak type penutup atap yang punya umur dan properti tiap-tiap tapi yang saya ketahui Cuma itu hehehe.

Nah, seandainya atap kita, bubungan, nok atap, dak beton mengalami kebocoran, sebaiknya segera pakai Waterproofing ini dikenal sebagai bahan pelapis yang kedap air supaya dapat menghambat kebocoran. Aplikasi waterproofing dapat ditunaikan bersama dengan kuas, roller, atau spray. Pengaptikasiannya dibuat berlapis. Lapis pertama, berupa waterproofing yang diencerkan (10%) supaya lebih menyatu bersama dengan permukaan yang dilapisinya. Lapis ke-2 berupa waterproofing tanpa campuran. Hal ini ditunaikan berulang ( minimal 1x ulangan ) bersama dengan tetap ulangan arah lapisannya berlawanan supaya ke-2 susunan saling “menganyam”.

Akhirnya, kecuali kita serupa sekali tidak mendambakan mendapat problem dari bocornya atap kita, sebenarnya kita hanya membutuhkan siasat sederhana: “sedia payung sebelum hujan”. Bangunlah atap bersama dengan bahan dan cara yang sebenar-benarnya dan sebaik mungkin. Setelah itu, periksa dan perbaiki atap tiap tiap menjelang musim hujan…. Betul tidak?.