Tips Desain Rumah yang Membuat Anak Anak Betah

Tips Desain Rumah yang Membuat Anak Anak Betah

Keamanan dan kebersihan merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan saatmembuat ruang bermain anak. Sifat anak yang suka bergerak dan mengeksplor ruang berpengaruh pada penataan ruang. “Buatlah ruang yang minim dekorasi. Selain demi faktor keamanan, anak juga harus leluasa beraktivitas,” saran Clefy. Hindari menempatkan benda yang mudah pecah, seperti vas bunga atau sesuatu yang terbuat dari keramik dan kaca. Clefy punya prinsip bahwa hiasan di rumah adalah benda-benda karya keluarga mereka sendiri. Hal ini terlihat dari lukisan karya Clefy, dan beberapa hasil prakarya dan lukisan Fagan dan Berry yang menghiasi dinding studio dan ruang-ruang lain di rumah. “Menempatkan benda-benda buatan kita sendiri untuk menjadi hiasan di rumah, selain akan menciptakan rasa memiliki (sense of belonging) pada anak terhadap rumah, juga menimbulkan rasa banga pada diri anak setiap saat mereka melihat benda tersebut. Hal ini juga akan membuat anakanak betah di rumah,” kata Clefy. Genset perkins dengan kapasitas 10 kva juga sudah di siapkan oleh pasangan ini. Dengan adanya genset mati listrik bukan menjadi halangan untuk anak anak bermain, dan tentu saja membuat anak semakin betah di rumah

Mengunakan furnitur yang tidak bersiku dan cat yang aman bagi anak, itu wajib. “Salah satu cara mengenali cat yang aman buat anak adalah tidak berbau,” kata Clefy. Pasir yang digunakan untuk mengisi bak bermain pasir juga sebaiknya disaring agar terhindar dari benda-benda tajam yang mungkin ikut terkandung di dalamnya. Untuk area yang berpotensi membahayakan keselamatan anak, gunakan pembatas berupa pagar. Misal, pada area di sekitar kolam renang. “Walaupun kedua anak saya sudah bisa berenang, tetap butuh pembatas, terutama jika ada anak kerabat dan sahabat yang sedang berkunjung,” kata Clefy. “Selain untuk keamanan, pagar juga bermanfaat untuk menjaga kebersihan kolam renang dari aktivitas kotor-kotoran di halaman,” kata Clefy. Menyediakan pancuran (shower) di antara kolam renang dan halaman, merupakan kiat Clefy menjaga kebersihan area bermain anak. “Biasakan anak untuk membilas tubuhnya terlebih dahulu setelah bermain di halaman, sebelum memasuki kolam renang dan ruang bermain,” tegasnya. Faktor kebersihan juga yang mendasari Erik dan Clefy membuat ruang bermain anak di bangunan terpisah dari rumah inti.

About The Author

Related Post